Faidah

Toxic Positivity

๐ŸŒป ๐—ง๐—ผ๐˜…๐—ถ๐—ฐ ๐—ฃ๐—ผ๐˜€๐—ถ๐˜๐—ถ๐˜ƒ๐—ถ๐˜๐˜†: “๐—ฆ๐—ฎ๐—ฏ๐—ฎ๐—ฟ ๐—ฎ๐—ท๐—ฎ…”   Perkataan baik, tapi kalau disampaikan tanpa berempati, bisa terasa menyakitkan.   Ini lah pesan nasihat untuk muโœจ   Tumbuh bersama dengan sabar…   Referensi:

Ketika Rumah Tangga Tak Lagi Sakinah

Apa sebenarnya yang terjadi? Masih mungkinkah ada sakinah?   Memang di setiap rumah tangga akan mengalami ujian yang berbeda-beda.   Maka, akan berbeda pula cara memperbaiki yang rusak.   Namun, perlu diingat bahwa ada satu pola yang sama dalam menyelesaikanโ€ฆ

Detoks Emosi: Diam Bisa Jadi Obat

Kadang, diam adalah bentuk paling tinggi dari self-control.   Bukan karena tak mampu bicara, tapi karena memilih menenangkan diri agar tak menyakiti siapa pun.   ๐Ÿ•Š๏ธ Detoks emosi itu tidak selalu dengan menangis atau curhat… kadang, dengan diam, jiwa justruโ€ฆ

Produktif Tanpa Burnout Ala Muslimah

Produktif bukan berarti sibuk tanpa arah, tapi mampu menata waktu, niat, dan hati agar setiap langkah bernilai ibadah. ๐ŸŒธ   Mulailah dari hal kecil menjaga waktu, memperbaiki niat, dan membersihkan hati. Karena produktivitas sejati bukan soal banyaknya aktivitas, tapi seberapaโ€ฆ

3 Hal yang Kamu Dapatkan Kalau Tidur Malam di Awal Waktu!

Waktu ideal tidur di malam hari adalah tepat setelah selesai shalat Isya.   Jika tidak ada keperluan lainnya, maka tidurlah di awal waktu agar tubuh mendapatkan haknya, yaitu istirahat.   Namun, jika punya kegiatan yang terdapat banyak kebaikan dan maslahatโ€ฆ

Aisyah: Ilmu dan Kecerdasan, Hijrah bersama Iman

Mari kita teladani Aisyah Radiyallahu anha wanita cerdas yang ilmu dan imannya berjalan seiring.   Belajar bukan hanya untuk pintar, tapi untuk semakin tunduk dan dekat kepada Allah.   Hijrah bersama ilmu dan iman, agar setiap langkah kita diberkahi danโ€ฆ

Khadijah: Cinta yang Menguatkan, Bukan yang Melemahkan

Hari ini, banyak cinta yang justru menjauhkan dari Allah.   Padahal cinta yang sejati adalah yang menuntun ke arah ketaatan.   ๐Ÿ“– ๐˜ˆ๐˜ญ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜š๐˜ถ๐˜ฃ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ถ ๐˜ธ๐˜ข ๐˜›๐˜ข’๐˜ข๐˜ญ๐˜ข ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ง๐˜ช๐˜ณ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ: “๐˜ž๐˜ข๐˜ฉ๐˜ข๐˜ช ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ-๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ช๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ, ๐˜ซ๐˜ข๐˜จ๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ณ๐˜ช๐˜ฎ๐˜ถ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ถ๐˜ข๐˜ณ๐˜จ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ถ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ณ๐˜ช ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ช ๐˜ฏ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข…” ๐˜˜๐˜š. ๐˜ˆ๐˜ต-๐˜›๐˜ข๐˜ฉ๐˜ณ๐˜ช๐˜ฎโ€ฆ

Keteguhan Bilal bin Rabah

๐Ÿญ๐Ÿฌ ๐—ฆ๐—ฒ๐—ฏ๐—ฎ๐—ฏ ๐—ž๐—ถ๐˜๐—ฎ ๐—œ๐˜€๐˜๐—ถ๐—ธ๐—ฎ๐—บ๐—ฎ๐—ต ๐—ฑ๐—ถ ๐—๐—ฎ๐—น๐—ฎ๐—ป ๐—”๐—น๐—น๐—ฎ๐—ต โœจ๏ธ   1. Merenungkan al-Qur`รขn. 2. Mengamalkan agama Allรขh. 3. Doa. 4. Dzikir. 5. Pembinaan iman. 6. Meneladani Salafush-Shรขlih dan ulama yang istiqomah. 7. Mencintai Allรขh dan Rasul-Nya melebihi yang lainnya. 8. Mencintaiโ€ฆ