Faidah

SUNNAH BERWUDHU SETELAH JIMAK

SUNNAH BERWUDHU SETELAH JIMAK Islam adalah agama yang sempurna, yang memberikan tuntunan kepada seluruh kegiatan manusia. Salah satunya adalah tuntunan untuk berwudhu setelah melakukan jimak atau hubungan suami istri. Berwudhu ketika hendak tidur atau makan setelah melakukan hubungan badan, hukumnya sunah muakkad (sunah yang ditekankan). Di antara dalil yang menunjukkan hal itu adalah beberapa hadis […]

SUNNAH BERWUDHU SETELAH JIMAK Read More »

BAGAIMANA PUASA IBU HAMIL DAN MENYUSUI?

BAGAIMANA PUASA IBU HAMIL DAN MENYUSUI? ‎إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ وَضَعَ عَنِ الْمُسَافِرِ شَطْرَ الصَّلاَةِ وَعَنِ الْمُسَافِرِ وَالْحَامِلِ وَالْمُرْضِعِ الصَّوْمَ أَوِ الصِّيَامَ “Sesungguhnya Allah ‘azza wa jalla meringankan setengah shalat untuk musafir dan meringankan puasa bagi musafir, wanita hamil dan menyusui.” (HR. An Nasai no. 2275, Ibnu Majah no. 1667, dan Ahmad 4/347) Wanita hamil

BAGAIMANA PUASA IBU HAMIL DAN MENYUSUI? Read More »

BOLEHKAH WANITA HAID KAJIAN DI MASJID

BOLEHKAH WANITA HAID KAJIAN DI MASJID? Tidak ada yang melarang manusia untuk beribadah. Sampaikan dia dalam kondisi berhalangan karena haid atau nifas. Karena bagian dari sifat Pemurahnya Allah, Dia syariatkan beraneka ragam jenis ibadah bagi hamba-Nya. Disebutkan dalam hadis riwayat Bukhari, bahwa di zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ada seorang wanita berkulit hitam yang

BOLEHKAH WANITA HAID KAJIAN DI MASJID Read More »

KEMATIAN LEBIH AMAN DARIPADA WAKTU TERSIAKAN

KEMATIAN LEBIH AMAN DARIPADA WAKTU TERSIAKAN Waktu sangatlah berharga. Begitu berharganya waktu, menyia-nyiakannya adalah bentuk puncak kerugian, bahkan lebih berbahaya dari kematian. Ibnul Qayyim Al-Jauziyah rahimahullah berkata, إضاعةُ الوقت أشدُّ من الموت ؛ لأنَّ إضاعة الوقت تقطعك عن الله والدار الآخرة، والموتُ يقطعك عن الدنيا وأهلها “Menyia-nyiakan waktu lebih berbahaya dari kematian, karena menyia-nyiakan waktu

KEMATIAN LEBIH AMAN DARIPADA WAKTU TERSIAKAN Read More »

KEBAIKAN TIDAK AKAN SIRNA DAN DOSA TIDAK AKAN TERLUPAKAN

KEBAIKAN TIDAK AKAN SIRNA DAN DOSA TIDAK AKAN TERLUPAKAN Pada suatu hari ada seorang pemabuk yang mengundang sekelompok sahabatnya. Mereka pun duduk, kemudian si pemabuk memanggil budaknya, lalu ia menyerahkan empat dirham kepada pembantunya dan menyuruhnya agar membeli buah-buahan untuk teman-temannya tersebut. Di tengah-tengah perjalanan, si pembantu melewati seseorang yang zuhud, yaitu Manshur bin Ammar.

KEBAIKAN TIDAK AKAN SIRNA DAN DOSA TIDAK AKAN TERLUPAKAN Read More »

Perhatikan Aqidah Anakmu Sejak Dini

Perhatikan Aqidah Anakmu Sejak Dini Usia dini adalah saat terpenting untuk penanaman pondasi akidah karena saat itu fitrah anak masih bersih. Ibarat memahat di atas kayu, begitulah saat mengajarkan ilmu di usia belia. Inilah tanggung jawab ayah ibu dan para guru agar anak tumbuh di atas fitrah yang lurus. Akidah merupakan kunci kebahagiaan dan keselamatan

Perhatikan Aqidah Anakmu Sejak Dini Read More »

KONFLIK RUMAH TANGGA, BAGAIMANAKAH SIKAP MERTUA

KONFLIK RUMAH TANGGA, BAGAIMANAKAH SIKAP MERTUA Terkadang intervensi dari orang tua atau mertua memperkeruh konflik rumah tangga. Namun, tidak jarang juga hadirnya orang tua justru menjadi penengah dan mendamaikan suami-istri. Bagaimana sebenarnya sikap kita terhadap intervensi orang tua? Pada asalnya, orang tua atau mertua hendaknya tidak dilibatkan dalam masalah rumah tangga. Allah Ta’ala berfirman: وَاللَّاتِي

KONFLIK RUMAH TANGGA, BAGAIMANAKAH SIKAP MERTUA Read More »

SEDERHANAKAN URUSAN DUNIA MU

SEDERHANAKAN URUSAN DUNIA MU Dunia cukup ditangan, dihati? Jangan! Menyederhanakan urusan dunia akan melapangkan hati sehingga dia tak akan sibuk meraih dunia secara berlebihan sehingga waktunya terforsir untuk mengejarnya. Karena obsesi puncaknya adalah kebahagiaan akhirat maka tatkala orang lain mengunggulinya dalam masalah harta, jabatan, anak, dan berbagai ragam kenikmatan dunia, maka dia tetap tawadhu’ dan

SEDERHANAKAN URUSAN DUNIA MU Read More »

EMPAT MACAM CINTA

EMPAT MACAM CINTA Empat macam cinta itu adalah: 1️⃣ Mahabbatullah atau Cinta Kepada Allah Sebagai Dzat yang Maha Sempurna, mudah bagi kita untuk mencintai Allah. Oleh karena itu, hal ini saja belum cukup untuk menyelamatkan seseorang dari adzab Allah dan memperoleh pahala-Nya. Sebab. kaum musyrikin, penyembah salib, bangsa Yahudi, dan selain mereka juga mencintai Allah.

EMPAT MACAM CINTA Read More »

WordPress Crafted with ♥ by faizONE.ID