Faidah

SHARE KEBAIKAN ATAU KEBURUKAN?

Di samping ada pahala jariyah, dalam Islam juga ada dosa yang sifatnya sama, dosa jariyah. Dosa yang tetap terus mengalir, sekalipun orangnya telah meninggal. Dosa yang akan tetap ditimpakan kepada pelakunya, sekalipun dia tidak lagi mengerjakan perbuatan maksiat itu.   Betapa menyedihkannya nasib orang ini, di saat semua orang membutuhkan pahala di alam barzakh, dia […]

SHARE KEBAIKAN ATAU KEBURUKAN? Read More »

JANGANLAH MEMUJI DIRI SENDIRI

Hati-hati dan waspada dari memuji dan mentazkiyah diri sendiri. Al-‘Izz ibnu ‘Abdis Salam berkata, “Engkau memuji dirimu sendiri lebih parah daripada engkau memuji orang lain. Karena kesalahan seseorang di matanya sendiri lebih ia tahu banyaknya dibanding mengetahui kesalahan orang lain. Kecintaanmu pada sesuatu itu membutakan dan menulikan. Dan memang betul, tidak ada yang disukai kecuali

JANGANLAH MEMUJI DIRI SENDIRI Read More »

MUKMIN ATAUKAH MUNAFIK?

Mutiara ini di ambil dari kitab “Ihya Ulumudin” karangan Imam Abu Hamid al-Ghozali pada jilid yang ke 3/36, di mana beliau pernah bertutur: “Sesungguhnya manusia yang paling wara’, paling takwa dan paling berilmu di antara mereka adalah orang yang tidak pernah melihat pada orang lain dalam satu pandangan, namun dia membagi dua, kadang dengan pandangan ridho,

MUKMIN ATAUKAH MUNAFIK? Read More »

HP-MU JUGA LADANG AMALMU

Di zaman ini, kehidupan manusia hampir tidak pernah lepas dari sosial media (sosmed). Hidup tanpa sosmed di dunia yang cangggih ini bagaikan makan sayur tanpa garam. Keakraban dengan sosmed inilah yang mendorong seseorang selalu memperbaharui status di akun yang mereka punya, untuk setiap keadaan dan peristiwa yang dialami, dibagikannya pada orang seluruh dunia melalui sosmed.

HP-MU JUGA LADANG AMALMU Read More »

PERHATIKAN ADABMU [ Simpan HP/Gadget-mu saat sedang ngobrol]

Perhatikan hadits berikut, di mana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mempunya cincin yang bagus. Membuat beliau sering menatap cincin tersebut dan memalingkan beliau dari perhatian kepada para sahabat ketika berbicara. Akhirnya beliau melempar cincin tersebut karena mengalihkan perhatian dari para sahabatnya ketika berbicara.   Dari ibnu ‘Abbas, beliau berkata, إنّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ

PERHATIKAN ADABMU [ Simpan HP/Gadget-mu saat sedang ngobrol] Read More »

GAPAILAH RIDHA ALLAH BUKAN RIDHA MANUSIA

  Syaikhul Islam berkata, “Merupakan perkara yang wajib untuk diketahui bahwasanya –menurut akal sehat dan menurut agama- tidak diperbolehkan mencari keridoan para makhluq, karena dua hal:   Pertama : Hal ini adalah suatu perkara yang tidak mungkin untuk bisa dicapai sebagaimana perkataan Imam Asy-Syafi’i, رِضَا النَّاسِ غَايَةٌ لاَ تُدْرَكُ “Ridho manusia merupakan tujuan yang tidak

GAPAILAH RIDHA ALLAH BUKAN RIDHA MANUSIA Read More »

KATAKAN SEJUJURNYA APAKAH DIRIMU CINTA ATAU TIDAK

Setiap Muslim, apabila ditanya apakah anda mencintai Allah, Pasti dengan lantangnya , dia akan menjawab, “Tentu saya cinta Allah”. Bahkan bisa jadi ia malah tersinggung dengan pertanyaan tersebut, kemudian ia pun menambahkan, “Apa maksud anda bertanya demikian? Anda konyol sekali”. Akan tetapi, benarkah pernyataan cintanya tersebut?   Bagaimanakah caranya seseorang tahu bahwa ia betul-betul mencintai Allah? Allah berfirman, ‎قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ

KATAKAN SEJUJURNYA APAKAH DIRIMU CINTA ATAU TIDAK Read More »

KEUTAMAAN MENUNTUT ILMU UNTUK MENGHIDUPKAN ISLAM

Menuntut ilmu agama termasuk amal yang paling mulia, dan ia merupakan tanda dari kebaikan. Rasulullah Shalallahu’alaihi Wasallam bersabda, “Orang yang dikehendaki oleh Allah untuk mendapatkan kebaikan, akan dimudahkan untuk memahami ilmu agama” (HR. Bukhari-Muslim). Hal ini dikarenakan dengan menuntut ilmu agama seseorang akan mendapatkan pengetahuan yang bermanfaat baginya untuk melakukan amal shalih.   Allah Ta’ala

KEUTAMAAN MENUNTUT ILMU UNTUK MENGHIDUPKAN ISLAM Read More »

JANGANLAH MENGUNGKIT PEMBERIAN

Di antara bentuk penyakit dan maksiat lisan (lidah) adalah mengungkit-ungkit pemberian kepada orang lain. Misalnya seseorang mengatakan kepada temannya, “Bukankah dulu aku yang telah memenuhi kebutuhanmu saat kamu kesusahan, mengapa sekarang melupakanku?” atau kalimat-kalimat semacam itu.   Allah Ta’ala berfirman, يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُبْطِلُوا صَدَقَاتِكُمْ بِالْمَنِّ وَالْأَذَى “Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian batalkan (pahala)

JANGANLAH MENGUNGKIT PEMBERIAN Read More »

WordPress Crafted with ♥ by faizONE.ID