Kematian itu adalah suatu hal yang pasti, maka persiapkanlah sebaik mungkin dengan modal waktu yang masih dimiliki saat ini.

Ketika kita belajar mengenai pengurusan jenazah maka posisikanlah dibenak kita bagaimana jika jenazah tersebut kelak adalah diri kita yang akan diurus oleh orang lain. Betapa mulianya agama islam yang tetap menjaga dan menghormati ummatnya dikala hidup bahkan setelah kematiannya datang.

~~

Dunia memang laksana fatamorgana. Sepertinya megah, namun pada hakekatnya lemah.

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman,

وَمَا هَٰذِهِ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَهْوٌ وَلَعِبٌ ۚ وَإِنَّ الدَّارَ الْآخِرَةَ لَهِيَ الْحَيَوَانُ ۚ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ

“Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.”
(QS Al-‘Ankabut: 64).

Dan Allah juga berfirman dalam surah Al Hadid : 20 yakni ;

“Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.”

Maka manakah yang akan Anda pilih di antara keduanya? Akhirat yang telah disiapkan azab dan siksa yang pedih bagi orang-orang yang lebih mementingkan dunia daripada akhirat, ataukah ampunan dan keridhaan dari Allah ‘Azza wa Jalla bagi orang-orang yang lebih mementingkan akhirat daripada dunia?

 

Sumber: https://muslim.or.id/22682-dunia-bagai-bunga-yang-dipetik-kemudian-layu.html

 

Faedah Kitab Wanita Dan Ibadahnya

Ustadz Ali Musri Semjan Putra, M. A hafidzahullah

berbagi ilmu

Silahkan bagikan ilmu ini pada yang lain!

Tinggalkan Komentar