Rasulullah ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู menyebutkan bahwa Allah tidak akan mencabut ilmu dari dada ulama secara spontan, tapi Allah mencabut ilmu ditengah-tengah kehidupan manusia dengan meninggalnya para ulama. Apabila tidak tersisa para ulama, maka manusia mengambil tokoh pimpinan mereka yang bodoh. Lalu merekaย diminta fatwanya. Mereka berfatwa tanpa ilmu dan mereka sesat dan menyesatkan.
Ibnul Qayyim mengatakan, โAllah subhanahu wa taโala telah mengharamkan berbicara tentang-Nya tanpa dasar ilmu baik dalam fatwa dan memberi keputusan. Allah menjadikan perbuatan ini sebagai keharaman paling besar bahkan Dia menjadikannya sebagai tingkatan dosa paling tinggi.โ
Allah Taโala berfirman,
ูููู ุฅูููู ูุง ุญูุฑููู ู ุฑูุจูููู ุงููููููุงุญูุดู ู ูุง ุธูููุฑู ู ูููููุง ููู ูุง ุจูุทููู ููุงููุฅูุซูู ู ููุงููุจูุบููู ุจูุบูููุฑู ุงููุญูููู ููุฃููู ุชูุดูุฑููููุง ุจูุงูููููู ู ูุง ููู ู ููููุฒูููู ุจููู ุณูููุทูุงููุง ููุฃููู ุชูููููููุง ุนูููู ุงูููููู ู ูุง ููุง ุชูุนูููู ูููู
โKatakanlah: โRabbku hanya mengharamkan perbuatan yang keji, baik yang nampak atau pun yang tersembunyi, dan perbuatan dosa, melanggar hak manusia tanpa alasan yang benar, (mengharamkan) mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan hujah untuk itu dan (mengharamkan) mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahuiโ.โ (QS. Al Aโrof: 33)โ
Materi Kitab Ushulus Sittah ke 17
Ustadz Ali Musri Semjan Putra, M. A hafidzahullah