Mereka mengatakan bahwa ketika orang yang belum berada di level mujtahid mutlak mempelajari Al-Qur’an dan As-sunah adalah orang yang sesat, zindiq dan gila. Maka ini yang perlu kita waspadai, ini salah satu cara dimana orang mendoktrin pengikutnya agar mau mengikuti pendapatnya, doktrinnya, ajarannya, dan bentuk penyimpangan yang mereka lakukan agar murid-muridnya tidak membantah.

Janganlah kamu mengikuti pemikiran orang yang mengatakan “Nderek mawon kaleh poro Kyai” atau “Manut saja pada apa yang dikatakan ulama”, tanpa menilik kembali pada dalil Al-Qur’an dan hadist hadist Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Inilah salah satu doktrin yang perlu kita waspadai. Sumber rujukan Islam yang wajib diikuti adalah Al Qur’an dan Sabda Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ketika perkataan ulama berseberangan dari kedua hal tersebut, tentu harus kita tinggalkan. Kita tidak diajarkan untuk selalu mengikuti perkataan ulama. Karena mereka bisajadi salah dalam pemahaman, belum sampai kepada mereka suatu hadits tertentu, ataupun karena udzur lainnya. 

Manut pada Kyai

•••●✿❁✿●•••
Faidah dari Kajian Kitab “Ushul Sittah” oleh Thalibah MMS1-001232

Ustadz Ali Musri Semjan Putra, M. A hafidzahullah

MADRASAH MAR’AH SHALIHAH
_Mencetak Generasi Shalihah, Meniti Jalan Salaful Ummah_

berbagi ilmu

Silahkan bagikan ilmu ini pada yang lain!

Tinggalkan Komentar