Fatwa Syaikh Abdul Karim Al Khudhair
Soal:
Apa hukum menggunakan bulu mata dari plastik?
Jawab:
Bulu mata yang dikenakan di kelopak mata atau di bagian manapun pada mata, jika ia terbuat dari rambut maka tidak ragu lagi keharamannya. Karena ini termasuk perbuatan menyambung rambut, dan terdapat hadits Nabi yang berisi laknat terhadap al washilah (wanita yang menyambung rambut) dan mustaushilah (wanita yang meminta disambung rambutnya).
Jika ia terbuat dari bahan lain, namun bentuknya mirip dengan bulu mata yang terbuat dari rambut, maka hukumnya tidak berbeda. Karena orang yang melihatnya akan mengatakan bahwa ia washilah (wanita yang menyambung rambut).
Jika ia terbuat dari bahan yang selain rambut dan tidak menyerupai bulu mata yang terbuat dari rambut, maka ini hukumnya minimal makruh. Karena di sini tetap ada penyambungan. Hanya saja memang yang terlarang dalam nash adalah menyambung yang berupa rambut dan yang semakna dengannya serta yang semisalnya dengannya dalam hukum dikarenakan adanya unsur tasyabbuh. Jika ada unsur tasyabbuh (menyerupai rambut bulu mata) maka haram untuk menyambungnya apapun bahannya.
Apapun kondisinya, setiap muslimah hendaknya bertaqwa kepada Allah Jalla wa ‘ala dan hendaknya ia ridha dengan apa yang Allah takdirkan kepadanya serta ridha terhadap keadaan fisik yang Allah ciptakan untuknya.
© 2023 muslimah.or.id
Sumber: https://muslimah.or.id/8542-hukum-memakai-bulu-mata-palsu.html
WANITA DAN BULU MATA PALSU
Silahkan bagikan ilmu ini pada yang lain!
Artikel terkait
🌸 Not everything needs your control. Some things just need your tawakkal. Nggak semua hal harus kamu kendalikan. Sebagian […]
Pernah dengar ucapan, “semesta punya cara” atau “percayakan saja pada semesta”? Benarkah ucapan tersebut sekadar kalimat biasa? Yuk, […]
Mungkin kita memang nggak butuh hidup yang sempurna. Kita cuma ingin hati yang tetap tenang, bahkan ketika hidup belum sesuai […]
Semoga setiap pencapaian tidak membuat kita merasa lebih tinggi dari yang lain, tapi justru semakin sadar bahwa ada Allah yang […]
بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم “Percayakan Saja pada Semesta” Apa yang Salah dengan Ucapan ini? An article for Madrasah […]
Kadang, Allah meminta kita melepaskan sesuatu yang paling kita cintai. Bukan untuk mengambilnya dari kita, tetapi untuk mengajarkan bahwa […]