Faidah

JANGAN MALAS KE MAJELIS ILMU

“Pada majelis ilmu ada dua hal utama yang membuat istiqamah sampai ajal menjemput: pertama adalah ilmu yang menjaga kita dan kedua adalah sahabat yang shalih yang selalu meingingatkan akan akhirat”   Saudaraku, apapun keadaannya dan bagaimanapun kondisinya, jangan pernah meninggalkan majelis ilmu. Jangan lah tinggalkan secara total, jika tidak bisa sepekan sekali, mungkin sebulan sekali, […]

JANGAN MALAS KE MAJELIS ILMU Read More »

UNTUK DIAMALKAN ATAU HANYA BERBANGGA DIRI?

Berapa banyak para penuntut ilmu yang gagal dalam meraih ilmu yang nafi’ (bermanfaat) akibat rusaknya niat. Awal niat yang suu’ (rusak) berakibat fatal pada kesudahannya, berakibat buruk bagi akhlaknya, berujung pula pada adzab. Alangkah tercelanya ilmu yang dibangga-banggakan, alangkah tercelanya ilmu itu tuk mencari keridhaan manusia, apalagi untuk mencela para ulama. Ada penuntut ilmu yang

UNTUK DIAMALKAN ATAU HANYA BERBANGGA DIRI? Read More »

PERILAKU BAIK KEPADA WANITA (ISTRI) MENJADI TOLAK UKUR KEIMANAN

قال النَّبِيِّ ﷺ : ‎”‏ أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا وَخِيَارُكُمْ خِيَارُكُمْ لِنِسَائِهِمْ خُلُقًا ‏”‏ “Orang percaya (mukmin) yang paling lengkap (sempurna) dalam iman, adalah yang memiliki karakter terbaik. Dan yang terbaik dari Anda adalah mereka yang paling baik kepada wanita mereka.” (HR. At-Tirmidzi)   Beberapa mutiara faidah yang dapat kita petik dari hadits ini:

PERILAKU BAIK KEPADA WANITA (ISTRI) MENJADI TOLAK UKUR KEIMANAN Read More »

HINDARI TIGA PINTU INI

Di dalam kehidupan ini, tidak hanya ada halal dan haram yang sudah jelas diketahui. Syubhat atau sesuatu yang samar-samar pun ada. Dan inilah yang membuat banyak orang terjerumus ke dalamnya. Tak lama kemudian mengantarkan mereka kepada perkara yang haram yang sudah jelas diketahui dan dilarang oleh Allah dan Rasul-Nya.   Keadaan ini menuntut kita untuk

HINDARI TIGA PINTU INI Read More »

MASIH MAU SEBAR AIB SANA SINI?

Menceritakan ‘aib orang lain tanpa ada hajat sama sekali, inilah yang disebut dengan ghibah. Karena ghibah artinya membicarakan ‘aib orang lain sedangkan ia tidak ada di saat pembicaraan. ‘Aib yang dibicarakan tersebut, ia tidak suka diketahui oleh orang lain.   Keterangan tentang ghibah dijelaskan dalam hadits berikut, عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله

MASIH MAU SEBAR AIB SANA SINI? Read More »

JAUHILAH MAKSIAT, MAKA ILMU AKAN MELEKAT KUAT

Saudari muslimah…   Ketahuilah bahwasanya dosa dan maksiat sangat berbahaya  bagi hati, seperti bahayanya racun apabila masuk kedalam tubuh. Seluruh keburukan dan bencana yang menimpa tidak lain dikarenakan dosa dan maksiat, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ ”Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan

JAUHILAH MAKSIAT, MAKA ILMU AKAN MELEKAT KUAT Read More »

PERLIHATKANLAH KESABARAN YANG INDAH SHALIHAH

Perjalanan kehidupan manusia tidaklah selalu sesuai diharapkan, terkadang seorang manusia harus melewati jalan terjal setelah beberapa waktu menikmati jalan yang landai.   Hari-harinya pun penuh warna, terkadang gembira namun sewaktu-waktu ia dihampiri rasa sedih, duka dan nestapa, inilah tabiat kehidupan. Tak ada yang dapat mengelak dari kenyataan ini.   Allah berfirman: لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسَانَ فِي

PERLIHATKANLAH KESABARAN YANG INDAH SHALIHAH Read More »

MENDULANG SURGA DENGAN BERBAKTI KEPADA ORANG TUA

‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallaahu ‘anhu berkata.   سَأَلْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ الْعَمَلِ أَفْضَلُ؟ قَالَ: اَلصَّلاَةُ عَلَى وَقْتِهَا، قَالَ قُلْتُ ثُمَّ أَيُّ؟ قَالَ: بِرُّالْوَالِدَيْنِ، قَالَ: قُلْتُ ثُمَّ أَيُّ؟ قَالَ: الْجِهَادُ فِي سَبِيْلِ اللهِ “Aku bertanya kepada Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam, ‘Amal apakah yang paling utama?’ Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam menjawab,

MENDULANG SURGA DENGAN BERBAKTI KEPADA ORANG TUA Read More »

AGAR TIDAK BOSAN MEMBACA AL-QUR’AN

Mungkin kita merasa jenuh dan bosan untuk membaca atau mendengarkan al-Quran. Terkadang merasa lebih nikmat dan asyik mendengarkan nyanyian dan obrolan yang tidak bermanfaat.   Ini semua sebabnya adalah karena kurang bersihnya hati.   Hati yang benar-benar bersih sedikitpun tidak akan merasa bosan untuk membaca dan mendengarkan bacaan al-Quran.   Rasa nikmat dan asyik membaca

AGAR TIDAK BOSAN MEMBACA AL-QUR’AN Read More »

WordPress Crafted with ♥ by faizONE.ID