Skip to content
Login
  • Tentang Kami
  • Program
    • Kajian Ahad
    • Pembelajaran Online
    • Seminar
  • Berita Kami
    • Seputar MMS
    • Laporan Keuangan
  • Tanya Jawab
    • Akidah, Adab & Akhlak
    • Tafsir & Syarh Hadis
    • Fikih Wanita
    • Wanita dan Tarbiah
    • Panduan Web
  • Artikel
    • Akidah
    • Doa
    • Faidah
    • Fiqih
    • Kesehatan
    • Motivasi
    • Nasihat
    • Parenting
    • Resep Makanan
  • MawashaStore
  • Tentang Kami
  • Program
    • Kajian Ahad
    • Pembelajaran Online
    • Seminar
  • Berita Kami
    • Seputar MMS
    • Laporan Keuangan
  • Tanya Jawab
    • Akidah, Adab & Akhlak
    • Tafsir & Syarh Hadis
    • Fikih Wanita
    • Wanita dan Tarbiah
    • Panduan Web
  • Artikel
    • Akidah
    • Doa
    • Faidah
    • Fiqih
    • Kesehatan
    • Motivasi
    • Nasihat
    • Parenting
    • Resep Makanan
  • MawashaStore

Fikih Wanita

43
  • ID : MMS1-0002583
  • ID : MMS1-001662
  • ID : MMS1-000019
  • ID : MMS1-000236
  • ID : MMSI -000647
  • ID : MMS1-000656
  • ID : MMS1-001916
  • ID : MMS1-000444
  • ID : MMS1-000779
  • ID : MMS1-002185
  • #11 – Peserta Kajian MMS
  • #12 – Peserta Kajian MMS
  • #13 – Peserta Kajian MMS
  • #14 – Peserta Kajian MMS
  • #15 – Peserta Kajian MMS
  • #16 Peserta Kajian MMS
  • #17 Peserta Kajian MMS
  • #18 Peserta Kajian MMS
  • #19 Peserta Kajian MMS
  • #20 Peserta Kajian MMS
  • #21 Peserta Kajian MMS
  • #22 Peserta Kajian MMS
  • #23 Peserta Kajian MMS
  • #24 Peserta Kajian MMS
  • #25 Peserta Kajian MMS
  • #26 Peserta Kajian MMS
  • #27 Peserta Kajian MMS
  • #28 Peserta Kajian MMS
  • #29 Peserta Kajian MMS
  • #30 Peserta Kajian MMS
  • #31 Peserta Kajian MMS
  • #32 Peserta Kajian MMS
  • #33 Peserta Kajian MMS
  • #34 Peserta Kajian MMS
  • #35 Peserta Kajian MMS
  • #36 Peserta Kajian MMS
  • #37 Peserta Kajian MMS
  • #38 Peserta Kajian MMS
  • #39 Peserta Kajian MMS
  • #40 Peserta Kajian MMS
  • #41 Peserta Kajian MMS
  • #42 Peserta Kajian MMS
  • #50 Kapan batas waktu haid menurut islam

Munakahat & Ushroh

2
  • ID : MMS1-0002583
  • ID : MMS1-000019

Libas (Pakaian)

1
  • ID : MMS1-001662

Akhlak Muslimah

1
  • Seminar Ummy Santy: Bagaimana menjadi wanita yang high class

Aulad (Anak)

1
  • Seminar Ummi Santy: Apa yang harus dipersiapkan seorang janda yang akan menikah dengan duda

Thaharah (Haidh, Nifas, Istihadoh)

1
  • #50 Kapan batas waktu haid menurut islam
View Categories
  • Home
  • Docs
  • Akidah, Adab & Akhlak
  • Akhlak Muslimah
  • Seminar Ummy Santy: Bagaimana menjadi wanita yang high class

Seminar Ummy Santy: Bagaimana menjadi wanita yang high class

2 min read

0:00 / 1:44
  • View as Markdown Open this page as plain Markdown (opens in a new tab)
  • Open in ChatGPT Ask questions about this page (opens in a new tab)
  • Open in Claude Ask questions about this page (opens in a new tab)
  • Open in Google AI Studio Ask questions about this page (Google account required) (opens in a new tab)

Pertanyaan: 

Bagaimana menjadi wanita yang high class?

 

Jawaban Ummy Santy:

Lihat dari sudut pandang siapa dulu nih. Dari sudut pandang dunia atau akhirat. Karena orang-orang akan mempunyai standar high class berbeda-beda. Begitu seseorang yang memandang dunia adalah segalanya maka kata high class wanita itu ketika menjadi wanita yang modis, mempunyai karir yang hebat, punya kehidupan yang mapan dan mandiri, punya segala sesuatu yang bisa membuat dia membeli kemewahan. Jadi standarisasi akan membuat orang berbeda melihat wanita high class atau tidak. Kita melihat dari sisi mata laki-laki misalnya melihat wanita, satu laki-laki memang hanya mementingkan dunianya tanpa tahu tentang kehidupan akhirat yang harus dia perjuangkan tidak punya landasan ilmu agama yang kuat dalam dirinya maka dia memilih wanita high class menurut dia wanita yang berpakaian sexy, famous dikenal banyak orang misalnya artis menurut mereka bisa jadi itu high class. Mungkin yang punya harta banyak jadi kelihatan modis, terlihat trendy, kelihatan lux sebagai wanita mulai dari tampakannya, mulai dari bawaannya ini laki-laki yang sepertinya mencari wanita akan seperti itu yang tampak menarik di mata dia secara nafsunya tetapi kalau laki-laki shalih Maka dia tidak akan mengincar wanita seperti itu misalnya pakai pakaian sexy, pakaian terbuka walaupun badannya mulus tidak akan itu wanita yang dipilihnya karena dia tau wanita yang high class menurut Allah, dia adalah wanita yang mampu menutup seluruh auratnya, wanita shalihah yang mampu menjaga dirinya, yang tidak menampakkan dirinya segala sesuatu yang ada pada dirinya di khalayak ramai. Wanita shalihah yang dekat dengan Allah yang nantinya insyaaAllah yang akan menjadi wanita atau istri yang taat kepadaNya. Jadi tergantung dari sisi mana, kalau dari pandangan Allah maka wanita yang high class adalah wanita yang bertaqwa. Karena Allah menyatakan bahwa manusia yang terbaik adalah manusia yang bertakwa kepada Allah. Jika kamu wanita dan kamu bisa bertaqwa maka sesungguhnya kamu adalah wanita yang high class. Wallahu a’lam

 

Updated on November 28, 2021
Ummy Santy

What are your Feelings

  • Happy
  • Normal
  • Sad

Share This Article :

  • Facebook
  • X
  • LinkedIn
  • Pinterest
Seminar Ummy Santy: Bagaimana menjadi wanita yang high classSeminar Ummy Santy: Bagaimana menjadi wanita yang high class

Powered by BetterDocs

Leave a ReplyCancel Reply

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Donasi

Donasi Operasional & Pengembangan Dakwah Madrasah Mar’ah Shalihah
  • Bank Syariah Indonesia
  • No. Rek 7132562126
  • Atas Nama : Annisa Nafiya

Mohon setelah transfer konfirmasi via whatsapp ke : +6281272529972

MMS Update

Follow Us :

Chanel Telegram Umum https://t.me/madrasahms

Telegram Instagram Youtube
Copyright 2026 © All rights Reserved. WordPress by MMS Indonesia
Login

Lost Your Password?