
KEUTAMAAN MENUNTUT ILMU UNTUK MENGHIDUPKAN ISLAM
Menuntut ilmu agama termasuk amal yang paling mulia, dan ia merupakan tanda dari kebaikan. Rasulullah Shalallahu’alaihi Wasallam bersabda, “Orang yang dikehendaki

Menuntut ilmu agama termasuk amal yang paling mulia, dan ia merupakan tanda dari kebaikan. Rasulullah Shalallahu’alaihi Wasallam bersabda, “Orang yang dikehendaki

Di antara bentuk penyakit dan maksiat lisan (lidah) adalah mengungkit-ungkit pemberian kepada orang lain. Misalnya seseorang mengatakan kepada temannya, “Bukankah dulu aku yang

Hamwu yang dimaksud dalam hadits bukan hanya ipar saja namun setiap kerabat dekat isteri yang bukan mahram. Yang masih mahram bagi

Allah Ta’ala menciptakan manusia dengan disertai syahwat. Adanya syahwat pada diri manusia tidak sia-sia, akan tetapi terdapat faidah dan manfaat di

Pengangguran itu tercela, bekerja dengan tangan sendiri itu lebih mulia. Yang Mampu Kerja, Wajib Mencari Nafkah. Allah Ta’ala berfirman, لِيُنْفِقْ

Agama islam sangatlah memedulikan urusan habluminannas, hal tersebut dibuktikan dari bagaimana agama kita ini mensyariatkan untuk menjaga ukhuwah Islamiyah, menjaga keharmonisan,

Di antara kaidah yang ditunjukkan oleh Al-Qur’an dan hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah barangsiapa yang meninggalkan sesuatu karena Allah

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah berkata, “Semestinya bagi penuntut ilmu (agama) untuk memanfaatkan kesempatan dan janganlah dia biarkan kesempatan

Dalam Al-Quran, tepatnya Surat Thaha ayat ke-131, Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman, وَلَا تَمُدَّنَّ عَيْنَيْكَ إِلَىٰ مَا مَتَّعْنَا بِهِ أَزْوَاجًا مِّنْهُمْ زَهْرَةَ الْحَيَاةِ
Menuntut ilmu agama termasuk amal yang paling mulia, dan ia merupakan tanda dari
Di antara bentuk penyakit dan maksiat lisan (lidah) adalah mengungkit-ungkit pemberian kepada orang
Hamwu yang dimaksud dalam hadits bukan hanya ipar saja namun setiap kerabat dekat
Allah Ta’ala menciptakan manusia dengan disertai syahwat. Adanya syahwat pada diri manusia tidak
Pengangguran itu tercela, bekerja dengan tangan sendiri itu lebih mulia. Yang Mampu Kerja,
Agama islam sangatlah memedulikan urusan habluminannas, hal tersebut dibuktikan dari bagaimana agama kita
Di antara kaidah yang ditunjukkan oleh Al-Qur’an dan hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah berkata, “Semestinya bagi penuntut ilmu (agama)
Dalam Al-Quran, tepatnya Surat Thaha ayat ke-131, Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman, وَلَا
Thalibaat Madrasah Mar’ah Shalihah Senin, 05 Januari 2026 Setelah jeda, kita kembali melangkah dengan...
Dibutuhkan segera: 💜 Madrasah Mar’ah Shalihah: 1. Sekretaris 2. Bendahara 3. Telegram 4. Resume 5....
Bulan Ramadan telah hadir kembali di tengah-tengah umat muslim di seluruh penjuru dunia, kehadirannya mengisi...
Ramadan adalah bulan yang sangat istimewa. Ramadan adalah bulan yang diberkahi, Allah جل جلاله mewajibkan...
Ramadan telah habis sepertiganya. Apa yang sudah kita lakukan? Jika salatmu masih diakhirkan, puasamu hanya...

Menuntut ilmu agama termasuk amal yang paling mulia, dan ia merupakan tanda dari kebaikan. Rasulullah Shalallahu’alaihi Wasallam bersabda, “Orang

Di antara bentuk penyakit dan maksiat lisan (lidah) adalah mengungkit-ungkit pemberian kepada orang lain. Misalnya seseorang mengatakan kepada temannya, “Bukankah dulu

Hamwu yang dimaksud dalam hadits bukan hanya ipar saja namun setiap kerabat dekat isteri yang bukan mahram. Yang masih

Allah Ta’ala menciptakan manusia dengan disertai syahwat. Adanya syahwat pada diri manusia tidak sia-sia, akan tetapi terdapat faidah dan

Pengangguran itu tercela, bekerja dengan tangan sendiri itu lebih mulia. Yang Mampu Kerja, Wajib Mencari Nafkah. Allah Ta’ala

Agama islam sangatlah memedulikan urusan habluminannas, hal tersebut dibuktikan dari bagaimana agama kita ini mensyariatkan untuk menjaga ukhuwah Islamiyah,

Di antara kaidah yang ditunjukkan oleh Al-Qur’an dan hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah barangsiapa yang meninggalkan sesuatu

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah berkata, “Semestinya bagi penuntut ilmu (agama) untuk memanfaatkan kesempatan dan janganlah dia

Dalam Al-Quran, tepatnya Surat Thaha ayat ke-131, Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman, وَلَا تَمُدَّنَّ عَيْنَيْكَ إِلَىٰ مَا مَتَّعْنَا بِهِ أَزْوَاجًا مِّنْهُمْ
WordPress Crafted with ♥ by faizONE.ID